Muhammadiyah dan Hegemoni Kekuasaan

Saat saya kecil dulu saya kerap bertanya antara lain:
Kenapa di kampung sebelah udah lebaran kenapa di kampung kita belum lebaran?
banyak orang di kampung saya yang dulu menjawab sederhana ” oh itu muhammadiyah, oh karena mereka NU”..itulah yang didefinisikan masyarakat soal NU dan muhammadiyah…

yah saya bs bilang keluarga saya cukup inklusif dimasa itu tahun 80-an dimana semuanya serba eksklusif dan otoriter…entah bisa disebut bagian mana???NU atau muhammadiyah??tapi keluarga kami yah percaya islam itu saja….
Termasuk soal pendidikan, yah untuk ukuran kampung gunung jaya, sangat jarang seorang perempuan sekolah, terkecuali saya!! semua perempuan di kampung saya, semua teman-teman perempuan saya belum mereka lulus SD sudah dilamar oleh orang jakarta. Tragisnya mereka dilamar bukan untuk jadi istri pertama, tetapi istri ke sekian dari orang jakarta…
Tak ayal, banyak teman-teman perempuan saya di kampung gunung jaya yang sudah menikah berkali-kali sd sekarang…:)…

Hal yang mengenaskan lainnya adalah budaya nongkrong2 laki2 yang hampiir bs dikatakan, karena mereka tidak sekolah yah kerjanya hanya ngojek dan nongkrong..Kalaulah mereka beruntung, dan punya uang, berangkatlah mereka ke saudi untuk menjadi TKI…
Keluarga saya cukup inclusif, kakak2 laki2 saya sekolah dan mereka mulai membuka usaha, tidak memilih ngojek atau menjadi TKI….
penduduk dikampung kami kerap menyebut kami muhammadiyah, walaupun kami semua tidak faham kenapa kami dikategorikan muhammadiyah…

cukup bermemoar sekarang saya ingin kembali ke masa sekarang…..

Muktamar muhammadiyah barulah usai, setelah terpilih 13 ketua dan kemudian terpilih kembali Bapak Din Syamsudin menjadi ketua umum PP muhammadiyah. Terus terang saya banyak berharap terhadap organisasi muhammadiyah ini untuk banyak berbicara.

Termasuk menjadi oposisi terhadap hegemoni kekuasaan yang cenderung tidak berdinamisasi dan iya-iya saja apa kata SBY. Yah Pemerintah, DPR , MPR seolah dalam satu kubu, tidak ada balancing hegemoni kekuasaan. Muhammadiyah selaku organisasi massa dan organisasi keislaman yang besar saya yakin mampu berbicara dalam level yang cukup punya bargain untuk mengontrol kepemimpinan sekarang, termasuk DPR/MPR untuk bedaya!Jangan sampai semakin maraknya artis yang cuma nebeng duduk dan diam semakin membuat DPR/MPR tidak berdaya!semakin membuat negara ini tidak kuasa membuat sebuah perubahan yang signifikan ke arah yang lebih baik.

Maraknya hal yang cukup mengkhawatirkan mampu mendegradasi moral bangsa seperti kasus LM, CT dan AP misalnya, hendaknya cukup banyak bs menjadi pelajaran betapa organisasi muhammadiyah menjadi penting sebagai organisasi yang mampu memberikan edukasi moral, spritual bagi bangsa agar semakin bisa memfilter, dasyatnya informasi yang mampu menghancurkan generasi masa depan.

Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Bapak Din Syamsudin, semoga amanah yang Bapak emban akan menjadi penolong bagi Bapak di Yaumil AKhir, Semoga Juga dapat menghantar muhammadiyah ke arah yang lebih baik.

~ Leadership is not so much about technique and methods as it is about opening the heart. Leadership is about inspiration—of oneself and of others. Great leadership is about human experiences, not processes. Leadership is not a formula or a program, it is a human activity that comes from the heart and considers the hearts of others. It is an attitude, not a routine.~

~Leaders are the ones who keep faith with the past, keep step with the present, and keep the promise to posterity~

Daejeon 11072010

1 Comment

Filed under Its Just Life

One response to “Muhammadiyah dan Hegemoni Kekuasaan

  1. yayah

    No wonder that you became the one who breaks the rules and traditions in Desa Gunung Jaya…
    apapula..NU.apapula Muhammadiyah…kenapa pula kudu ada perbedaan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s